[22.51] Oleh: Raka Yusuf
Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan hidup sebagai orang lain. Jangan terperangkap dengan hasil pemikiran orang lain.
- Steve Jobs

Rasanya lumayan sedih. Hari ini, 6 Oktober 2011, dunia IT mungkin bisa disebut berkabung. Seorang tokoh dunia yang amat sangat saya kagumi hari ini meninggal dunia di usianya yang "belum kakek-kakek", Steve Jobs, sang pendiri perusahaan besar Apple. Ia menutup mata di usia 56 tahun, namun dedikasinya yang besar di dunia IT menjadi warisannya yang tidak ternilai, not to mention millions of dollars on his bank account.
Bagi saya pribadi, dialah orang besar IT, jauh melebihi Bill Gates yang ternyata seorang "pembajak". Silakan lihat film Pirates of Silicon Valley, di mana di situ diceritakan Apple lebih dulu maju, jauh sebelum Microsoft, dan Bill Gates dengan liciknya "mencuri" teknologi Apple. Saat Microsoft Windows masih merupakan sistem operasi berbasis teks, Apple telah menjual sistem operasi berbasis grafik (GUI).
Yah, tapi sudah lah. Lupakan sejarah itu.
Mari kita petik banyak pelajaran yang diwariskan oleh Steve Jobs. Saya tidak mengatakan bahwa Steve Jobs merupakan orang suci. Di film itu bisa terlihat bahwa Steve Jobs menyukai pesta dan bergaya hidup sedikit lebih glamour dibanding tokoh utama lainnya. Tidak heran melihat kondisi kesehatannya yang jauh lebih buruk dibanding Bill Gates. Tidak heran ia mengidap penyakit kanker.
Namun demikian, mari kita lihat sisi positif saja dari tokoh yang satu ini. Steve Jobs ialah seorang yang amat bersemangat dan cerdas menghadapi hidup. Ia tidak pernah mau mengekor pada orang lain. Semua idenya merupakan ide orisinil yang mampu dipertanggung-jawabkannya. Ia bukan penjiplak. Tidak heran ia memiliki prinsip hidup, antara lain seperti yang telah saya kutip di atas tadi. Ia adalah seorang inovator terbesar di dunia IT.
Selamat jalan, Steve Jobs!
Semoga ada Steve Jobs lainnya yang mampu menggantikan.

-------
Gambar diambil dari http://www.crunchbase.com/assets/images/resized/0001/0974/10974v3-max-250x250.jpg


Labels: , edit post
0 Responses

Posting Komentar